• image
  • image
  • image
  • image

Artikel

Probiotik Dapat Atasi Jerawat?

Print PDF

atasi-jerawat

Dewasa ini makin banyak penelitian yang menunjukkan manfaat bakteri. Tidak hanya memperkuat imunitas tubuh, penelitian menunjukkan bahwa kandungan bakteri baik yang terkandung dalam probiotik dapat membersihkan kulit Anda dari jerawat. Bagaimana bisa?

Hal ini barangkali tampak tak masuk akal. Tetapi beberapa dokter ahli kulit kini meresepkan probiotik di samping antibiotik. Paduan ini dapat membantu mengatasi efek samping negatif antibiotik. Demikian kata Whitney Bowe. MD, seorang peneliti dan dokter kulit di New York, seperti dikutip laman prevention.

"Setelah pasien saya selesai mengkonsumsi antibiotik, mereka akan datang kembali dan mengatakan mereka masih ingin mengkonsumsi probiotik karena benar-benar membantu membersihkan kulit mereka," katanya.

Bagaimana probiotik dapat turut membantu penyembuhan jerawat? Menurut Dr. Bowe, pencernaan dipengaruhi oleh stres, kecemasan, dan makanan rendah serat yang dikonsumsi. Hal itu dapat menggeser koloni mikroba kita menjadi buruk.

“Ketika itu terjadi, maka tingkat peradangan di tubuh, termasuk di kulit, akan meningkat. Dengan mengkonsumsi probiotik, Anda dapat mengembalikan lingkungan yang sehat dalam usus dan menjaga kulit dari radang,” kata Dr Bowe.

Temuan keterkaitan antara usus (pencernaan) dengan kulit ini bukanlah hal baru. Pada tahun 1961, sebuah laporan kasus menemukan bahwa dari 300 pasien jerawat yang diberikan probiotik, 80 % mengalami perbaikan klinis. Penelitian terbaru yang dilakukan di Rusia dan Italia juga menemukan bahwa probiotik membantu menangani jerawat dengan lebih baik dan lebih cepat.

Dr. Bowe menyarankan untuk mengkonsumsi produk probiotik yang memiliki kandungan: Streptococcus thermophiles, Streptococcus salivarius, Bifidobacterium longum, dan Enterococcus faecalis.

Kandungan itu pula yang terdapat pada produk BioTerra, khususnya dua bakteri yakni Streptococcus thermophiles dan Bifidobacterium. Hal inilah yang menjadikan BioTerra memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Diabetes

Print PDF

bioterra-kurangi-resiko-diabetes

Diabetes kini telah menjadi penyakit yang banyak diderita manusia. Tidak hanya orang-orang dengan riwayat keluarga diabetes yang rentan terhadap hal itu, tetapi juga anak-anak muda karena perubahan gaya hidup dan makanan yang tidak sehat. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan guna menekan risiko diabetes, termasuk jika ada riwayat diabetes dalam keluarga Anda. Berikut adalah hal-hal yang dapat mengurangi risiko diabetes seperti dilansir Magforwomen:

1. Berolahraga secara teratur
Anda tidak perlu memulai pembiasaan olahraga secara ekstrim dan waktu yang lama. Cukup dengan gerakan ringan. Yang terpenting bagi Anda adalah melakukannya secara teratur. Dengan begitu maka risiko terkena diabetes dapat ditekan.

2. Mengkonsumsi makanan yang sehat
Mulai saat ini mulailah tinggalkan makanan olahan yang tidak memenuhi kriteria sehat ataupun makanan yang terlalu banyak mengandung gula. Selain itu, Anda perlu berkomitmen untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan sealami mungkin. Ketika hal itu Anda lakukan, maka kemungkinan Anda terkena diabetes juga akan semakin berkurang.

3. Tinggalkan kebiasaan merokok
Jika Anda adalah seorang perokok berat, mulai sekarang cobalah untuk mengurangi jumlah konsumsi  rokok Anda dan bahkan berhenti merokok sama sekali. Mengapa? Karena merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat menyebabkan diabetes.

4. Kurangi lemak Anda
Cobalah untuk berolahraga dan mengurangi lemak yang menumpuk di badan Anda, terutama di sekitar perut. Perlu diketahui bahwa lemak yang terdapat pada perut juga merupakan penyebab diabetes karena dapat menurunkan produksi insulin dalam tubuh. Insulin berperan dalam penggunaan glukosa oleh sel tubuh untuk pembentukan energi. Apabila tidak ada insulin maka sel tidak dapat menggunakan glukosa sehingga proses metabolisme menjadi terganggu.

5. Perbanyak konsumsi serat dan biji-bijian
Serat dan biji-bijian tidak mengandung banyak kalori dan juga lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu maka keinginan Anda untuk makan lebih banyak menjadi berkurang.

Perubahan kecil dalam diet dan gaya hidup dapat menurunkan risiko diabetes. Anda tidak perlu menghindari untuk makan sesuatu, tetapi Anda bisa makan dalam jumlah minimal dan mengatur waktu Anda makan. Mengurangi ngemil dan junk food juga akan membantu Anda menangkal diabetes. Betapapun, pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Buatlah perubahan kecil sekarang dalam hidup Anda dan dapatkan hidup yang sehat serta terjauh dari diabetes.

Probiotik Dapat Mencegah Kanker

Print PDF

probiotik-cegah-kanker

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa probiotik berguna sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat menekan pertumbuhan bakteri yang mengubah procarcinogens menjadi karsinogen. Procarcinogens adalah zat kimia yang menjadi karsinogenik setelah diubah oleh proses metabolisme. Karsinogen adalah salah satu dari sejumlah zat yang dapat menyebabkan kanker. Banyak jenis kanker juga dapat disebabkan oleh infeksi. Peran probiotik dalam hal ini adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta dapat melawan virus dan parasit.

Sebuah hasil penelitian yang dipresentasikan pada tahun 2009 lalu dalam 3rd International Immunonutrition Workshop di Spanyol menunjukkan hubungan antara susu fermentasi yang mengandung probiotik lactobacillus helveticus dan pertumbuhan tumor payudara. Penelitian itu menemukan bahwa susu fermentasi dapat menghambat pertumbuhan tumor dengan mengurangi respon inflamasi dalam kasus kanker payudara.

Hepatitis B, hepatitis C, human papillomavirus (HPV) dan helicobacter pylori adalah empat infeksi primer terkait dengan kanker. Gabungan dari empat infeksi ini dapat menyebabkan sekitar 1,9 juta kanker setiap tahunnya.

Probiotik juga dikenal dengan kandungan lactobacillus acidophilus, bifidobacterium bifidus dan bakteri asam laktat. Ketiganya adalah bakteri baik yang mirip dengan yang ada dalam saluran usus. Seringkali orang tidak memiliki cukup bakteri baik dalam tubuh mereka. Nah, suplemen probiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri baik itu. Probiotik yang ideal adalah yang mengandung banyak mikroorganisme hidup, seperti multiple bifido dan lactobacillus strain.

Probiotik dan sistem kekebalan tubuh
Probiotik membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit. Dengan meningkatkan kesehatan usus, probiotik meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh yang pada gilirannya dapat melawan infeksi. Saluran usus adalah rumah bagi 70 hingga 80 persen dari sel-sel kekebalan tubuh kita. Jika sel-sel kekebalan tubuh berfungsi dengan baik, maka tubuh akan lebih tahan terhadap infeksi. (naturalnews 01/06/2012)

Tidak Hanya Aman, Probiotik Sangat Bermanfaat Bagi Ibu Hamil dan Anak

Print PDF

probiotik-bayi

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa probiotik tidak hanya aman bagi ibu hamil, tetapi juga sangat bermanfaat bagi ibu dan bayi. Probiotik adalah mikroorganisme hidup atau bakteri baik yang hidup secara alami dalam usus. Bila usus kita dipenuhi dengan bakteri sehat maka akan mencegah pertumbuhan bakteri yang agresif dari penyakit yang berkaitan dengan makanan dan melindungi kita dari infeksi.

Seperti dikutip naturalnews (22/12/2010), bagi wanita hamil masalah pencernaan amatlah riskan. Peningkatan hormon, kelelahan dan stres dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam usus dan mengganggu sistem pencernaan sehingga dapat menyebabkan sembelit, gangguan pencernaan, mual dan muntah.

Dengan mengkonsumsi Probiotik akan dapat mengembalikan keseimbangan bakteri baik dalam usus. Banyak orang tidak menyadari bahwa 60 hingga 70 % dari sistem kekebalan tubuh kita terletak di dalam usus. Meningkatkan asupan probiotik dapat menurunkan risiko flu dan infeksi pernapasan. Penelitian juga menunjukkan bahwa probiotik membantu mencegah infeksi saluran kemih, infeksi dan radang kulit seperti dermatitis, serta semua keluhan yang umum selama kehamilan.

Tidak hanya itu, Probiotik ternyata juga berpengaruh bagi janin dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh saat lahir. Studi menunjukkan bahwa ibu yang meningkatkan asupan probiotik selama kehamilan dapat mengurangi risiko alergi pada anak mereka sebanyak 50 %, khususnya untuk masalah eksim, asma dan dermatitis atopik. Ibu menyusui yang mengkonsumsi probiotik juga akan menularkan manfaat kekebalan ini untuk anak mereka melalui ASI.

Probiotik Tingkatkan Imunitas, Perbaiki Usus & Dukung Hamil Sehat

Print PDF

probiotik-pencernaan

Mikroflora (mikroorganisme yang secara alamiah menghuni saluran pencernaan makhluk hidup) dalam usus terkait erat dengan kesehatan dan kekebalan tubuh seseorang. Ratusan spesies yang berbeda (baik yang menguntungkan dan merugikan/ patogen) hidup dalam usus manusia. Mikrobiota dikenal sebagai penghasil vitamin K dan vitamin B, membantu mencerna makanan, membantu menetralisir racun, dan mencegah bakteri patogen (merugikan).
Seperti ditulis Katherine Leonard (Anggota The National Association of Nutrition Professionals and the Weston A. Price Foundation) dalam laman naturalnews (20/11/2012), satu penelitian baru menunjukkan mahasiswa yang mengkonsumsi probiotik selama 12 minggu terbukti lebih memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Meskipun para mahasiswa itu sama-sama menderita flu, tetapi mereka yang mengkonsumsi probiotik cenderung lebih pendek durasi sakitnya serta lebih baik kualitas hidupnya.

Selain meningkatkan imunitas tubuh, probiotik juga berguna untuk mengurangi efek samping negatif dari antibiotik. Probiotik juga dapat mengurangi risiko diare yang disebabkan oleh antibiotik. RAND, sebuah organisasi penelitian non -profit, mengumpulkan hasil dari studi yang meneliti apakah penggunaan probiotik dapat mencegah dan mengobati diare terkait anibiotik. Mereka pun menemukan bahwa penggunaan probiotik menurunkan risiko diare sebesar 42 persen.

Jika usus Anda mudah terkena alergi makanan, racun, gangguan penyerapan nutrisi, atau mengalami radang, maka mengkonsumsi probiotik dapat membantu mewujudkan usus yang lebih baik. Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh para peneliti di University of Illinois menunjukkan bahwa mengkonsumsi prebiotik yang bernama fructooligosaccharides akan mendukung penyembuhan dan perbaikan usus.

Penelitian ini juga menunjukkan efek penggunaan probiotik selama kehamilan. Mengkonsumsi probiotik selama trimester terakhir kehamilan diketahui akan meningkatan kekebalan tubuh dan memiliki efek anti - inflamasi (radang). Bahkan, probiotik dapat mencegah kelahiran prematur. Selain itu, probiotik juga dapat menyebabkan fungsi kekebalan tubuh bagi anak yang ada di dalam kandungan tersebut.

Social Media

Fanspage-banner1  Fanspage-banner2
Fanspage-banner3  Fanspage-banner4
Fanspage-banner5  Fanspage-banner6

Hubungi Kami

mail              : admin@probioterra.com / cs@probioterra.com / marketing@probioterra.com / e-marketing@probioterra.com


Jam Kerja          : 08.00 - 16.00 WIB (Senin-Sabtu)

 

SMS Info Resmi (No Reply)
0815-1961-8712