• image
  • image
  • image
  • image

APA ITU SEHAT? - CHSI (Cara Hidup Sehat Islami)

Print PDF

bioterra-cara-hidup-sehat-islami

 

Sehat adalah yang didambakan setiap orang. Terlebbih lagi bagi yang sedang sakit, sehat benar-benar terasa penting, walau ketika sedang tidak sakit  dia menganggap kesehatan sebagai sesuatu yang biasa biasa saja, tidak istimewa. itulah mengapa, dalam sebuah hadis dikatakan bahwa sehat termasuk salah satu nikmat yang kerap dilupakan, selain nikmat kesempatan. Dia baru terasa penting kalau sedang sakit.

Namun demikian, tahukah anda apa yang dinamakan sehat? Apakah sehat itu sebagai kondisi tidak adanya penyakit? Tidak mudah sebenarnya untuk merumuskan apa yang dinamakan sehat secara umum.  Dia bias sangat relatife dan subjektif, artinya kondisi sehat antara satu orang dengan yang lainnya bias berbeda. Ukuran sehat bias sangat bervariasi tergantung usia, tempat, norma-norma yang berlaku di dalam sebuah masyarakat, jenis kelamin atau tingkatan keimanan seseorang. Cara hidup dan bekerja memerlukan tingkatan fisik yang berbeda, kebutuhan akan makanan dan tekanan hidupnya pun berbeda-beda. hal ini menjadikan kondisi mereka tidak sama mudahnya untuk terkena penyakit.

Berdasarkan hal ini, jelaslah bagi kita bahwa ukuran kesehatan yang sebenarnya bukan dari kondisi tanpa penyakit sama sekali, dan ini sangat sulit tercapai. Ukuran sehat tidaknya seseorang dapat dilihat dari kesanggupannya untuk menjalankan fungsi,dan perannya secara optimal di dalam lingkungannya. Karena lingkungan selalu mengalami perubahan, kesehatan yang baik pun mencakup suatu proses penyesuaian terhadap berbagai hal yang terjadi diluar dirinya, semisal dengan beragam organism renik, rangsangan, tekanan, dan persoalan yang setiap saat bersentuhan dengan manusia.

Untuk tujuan itu, tubuh manusia telah dirancang sedemikian rupa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar melalui cara-cara yang sangat mengagumkan. Saat menghadapi udara dingin misalnya, semua jenis mekanisme tubuh akan bekerja untuk menetralisasi beragam efek yang ditimbulkan sehingga stabilitas tubuh akan tetap terjaga. Agar suhu tubuh tidak menurun secara dratis, seluruh system tubuh akan mengalami perubahan sedemikian rupa sehingga dapat mencegah hilangnya panas berlebihan yang terjadi melalui kulit. Maka, semua proses berkeringat pun akan terhenti. Pembuluh-pembuluh darah yang berada didaerah permukaan tubuh akan menyempit dan memperlambat aliran darah dari bagian-bagian dalam tubuh sehingga hanya sedikit saja yang mencapai kulit dan menjadi dingin.

Inilah salah satu kehebatan rancangan Ilahi pada tubuh manusia. Dia mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang ada diluarnya. Pada saat yang sama, dia mampu mempertahankan lingkungan didalam tubuhnyaagar senantiasa berada dalam kondisi konstan. Artinya, stabilitas dari komposisi kimiawi dari jaringan dan cairan tubuh tetap terjaga dalam batas-batas tertentu. Tidak peduli dengan bagaimana keadaan yang terjadi diluar tubuhnya. Adapun terjadinya proses ini sangat dipengaruhi oleh kinerja susunan saraf otonom dan hormone atau zat kimiawi tubuh yang berfungsi untuk mengatur tingkah laku beragam alat dan system dalam tubuh.

Walter B. Canon menyebut proses penyesuaian yang dilakukan oleh tubuh ini sebagai homeostatis, artinya “tetap sama” atau tetap “seimbang”, yaitu suatu keadaan yang mungkn saja bervariasi akan tetapi masih berada pada level konstan. Dengan kata lain, homeostatis merujuk pada tercapainya keseimbangan iternal yang ideal, dimana semua sistem tubuh bekerja dan berinteraksi dalam cara yang tepat untuk memenuhi semua kebutuhan dari tubuh. Ketika homeostatis terganggu (misalnya sebagai respons terhadap stressor), tubuh akan berusaha untuk mengembalikannya dengan menyesuaikan satu atau lebih proses fisiologi, mulai dari pelepasan beragam hormone, sampai reaksi fisik seperti berkeringat atau terengah-engah. Berdasarkan pengertian ini, tubuh kita dinamakan sehat apabila tingkat homeostatis tubuh berada dalam kondisi yang terjaga, yaitu ketika reaksi-reaksi metabolisme didalam tubuh berjalan normal dan stabilnya kondisi kejiwaan. Apabila kedua hal ini mengalami gangguan keseimbangan, tubuh kita akan mengalami sakit.

Sumber:
Buku “Cara Hidup Sehat Islami”, oleh :Dr. dr. Tauhid Nur Azhar, MSi.Med

Social Media

Fanspage-banner1  Fanspage-banner2
Fanspage-banner3  Fanspage-banner4
Fanspage-banner5  Fanspage-banner6

Hubungi Kami

mail              : admin@probioterra.com / cs@probioterra.com / marketing@probioterra.com / e-marketing@probioterra.com


Jam Kerja          : 08.00 - 16.00 WIB (Senin-Sabtu)

 

SMS Info Resmi (No Reply)
0815-1961-8712